Cara Yang Benar Saat Menggunakan Cairan Pembersih Tangan Atau Hand Sanitizer

Saat kebiasaan baru beradaptasi, pembersih tangan menjadi salah satu benda paling penting. Ini memastikan tangan Anda tetap bersih. Terutama ketika tidak ada tempat di mana Anda dapat mencuci tangan dengan sabun.

Namun, dalam menggunakan hand sanitizer tidak hanya menuangkannya dan dengan sembarangan menggosoknya di tangan saja. Ada cara yang benar untuk menggunakan pembersih tangan.

“Ketika menggunakan pembersih tangan atau hand sanitizer, yang terbaik adalah memprioritaskan pencucian yang tepat. Kita perlu mencuci tangan dengan sabun,” kata ahli jantung dan spesialis pembuluh darah Vito A Damay dalam presentasi video pribadinya.

“Caranya adalah gunakan cairan pembersih tangan. usapkan keseluruh telapak tangan, punggung tangan, di antara sela sela jari, ujung jari, dan di antara ibu jari dengan jari telunjuk. Ini karena tangan tempat virus atau kuman. “

Jangan hanya disemprot

Vito menekankan bahwa penggunaan pembersih tangan atau hand sanitizer lebih dari sekedar disemprotkan saja. Jari dan tangan juga harus dicuci dengan benar saat mencuci tangan dengan sabun.

“Jadi metodenya tidak hanya disemprotkan. Sesuai aturan cuci tangan juga. Untuk memastikan bahwa alkohol cair direndam di tangan dan tidak ada bagian yang terlewati,” kata dokter yang berpraktik diSiloam Hospital Lippo Village, Tangerang.

“Jika tangan kita benar-benar kotor setelah makan, cuci tangan di bawah keran dan pastikan untuk menggunakan sabun.”

Tangan juga harus bersih sebelum menggunakan atau memperbaiki posisi masker. Kita sering melihat orang lain memperbaiki posisi masker dengan tangan langsung, yang menyentuh bagian depan masker.

“Kita sering melihat orang lain memperbaiki posisi maskernya dari depan (menyentuh depan masker). Tapi sebenarnya pegang bagian di sampingnya,” ujar Vito.

Sempat Dikarantina dengan Pemudik Lain Pasien Covid-19 yang Kabur dari Jakarta

Satuan Penanganan Percepatan Satuan Tugas Corona (Covid-19) Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, menemukan orang-orang yang melakukan kontak dengan para pemudik dari Jakarta yang dinyatakan positif Covid-19.

Kepala Dinas Kesehatan Banyumas (Dinkes) Sadiyanto mengatakan dia akan melakukan rapid test kepada 10 orang, termasuk petugas karantina desa dan warga yang lain untuk karantina .

“Ada 10 orang dalam kontak dekat yang akan di rapid test besok. 10 orang itu petugas, termasuk yang di karantina, hanya isinya tidak banyak, kamar-kamarnya juga perorangan,” kata Sadiyanto saat dihubungi Sabtu (09 mei 2020) malam.

Sadiyanto menjelaskan bahwa pasien belum melakukan kontak dengan keluarganya.

Setibanya datang dari Jakarta, pasien segera melakukan karantina di Desa GOR Panembangan, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas.

Sadiyanto menyesali ketidakjujuran pasien.

“pemudik yang belum tentu positif, kami curiga mereka yang ada di wilayah PSBB sebenarnya positif. Jangan-jangan banyak masyarakat yang tidak jujur,” ucap Sadiyanto.

Seorang pelancong Jakarta dilaporkan dikarantina di Desa Panembangan, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas, dilaporkan terinfeksi Covid-19.

Para pasien kembali dari Jakarta dalam perjalanan dan tiba di Banyumas pada hari Rabu (05 Juni 2020).

Gugus tugas baru mendapatkan informasi bahwa pasien positif terinfeksi Covid-19 setelah menerima informasi dari Dinkes DKI Jakarta dan Otoritas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Sabtu ini.

Info Terkini Corona Di Indonesia Per 01 April: 1.677 Positif, 103 Sembuh, 157 Meninggal

Jumlah kasus positif virus corona COVID-19 di Indonesia terus mengalami peningkatan. Pada Rabu (1 April, 2020), 1.677 kasus positif telah didaftarkan, 103 sembuh dan 157 meninggal.
“Masih memberikan bukti bahwa siaran luar akan berlanjut,” kata juru bicara pemerintah untuk menanganan virus corona COVID-19 Achmad Yurianto pada konferensi pers jaringan di BNPB. , Rabu (01 april 2020).

tercatat Jumlah kasus positif mengalami jumlah peningkatan 149 kasus, yang menyebabkan pertumbuhan kumulatif menjadi 1.677. DKI Jakarta tercatat menjadi wilayah dengan jumlah tertinggi kasus Positif Virus Corono atau Covid-19.

22 Pasien dinyatakan sembuh jadi total pasien sembuh 103 orang. Sementara pasien meninggal, meningkat dari 21 kasus saat ini menjadi 157 kasus.