Pengguna Disarankan Segera Update TikTok

Perusahaan keamanan Check Point Research menemukan celah keamanan pada TikTok, yang memungkinkan hacker menggunakan fitur ‘Pencari Teman’ untuk mencuri detail profil dan nomor telepon pengguna.

Kemudian, data pengguna itu dimanfaatkan untuk membangun basis data informasi yang dapat digunakan untuk serangan berbahaya. Meski kerentanan tersebut telah diperbaikin, namun peneliti Check Point menyarankan pengguna untuk segera melakukan pembaruan atau update aplikasi TikTok ke versi terbaru.

“Kami mengimbau kepada pengguna TikTok untuk membagikan data pribadi seminimal mungkin. Perbarui sistem operasi dan juga aplikasi ke versi terbaru,” kata peneliti Check Point, sebagaimana diwartakan Engadget, Rabu (27/1).

Mereka menjelaskan kerentanan tersebut memungkinkan penyerang untuk membangun basis data detail pengguna TikTok dan nomor telepon masing-masing.

“Penyerang dengan tingkat informasi sensitif seperti itu dapat melakukan berbagai aktivitas berbahaya, seperti spear phishing atau tindakan kriminal lainnya,” ucapnya memungkaskan.

TikTok mengatakan keamanan dan privasi pengguna adalah prioritas tertinggi mereka, dan berterima kasih atas temuan dari Check Point.

“Kami akan terus meningkatkan sistem keamanan kami, baik dengan terus memperbarui kemampuan internal seperti pertahanan otomatisasi dan juga bekerja dengan pihak ketiga,” kata juru bicara TikTok dalam keterangannya, sebagaimana dikutip dari Cnet.

Ini bukan kali pertama TikTok terlibat dalam masalah keamanan. Pada 2019, perusahaan juga digugat oleh pengguna di Amerika Serikat karena dituding menyebarkan data mereka ke pemerintah China.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *