Mengetahui Beberapa Manfaat Dari Ginkgo Biloba Untuk Menjaga Kesehatan

Mengetahui Beberapa Manfaat Dari Ginkgo Biloba Untuk Menjaga Kesehatan

healthek.com – Ginkgo biloba adalah salah satu tanaman herbal yang telah lama digunakan untuk menjaga kesehatan Melansir Mayo Clinic, ginkgo biloba mengandung antioksidan tinggi jenis flavonoid dan terpenoid.

Tanaman asal China ini biasanya dikonsumsi dalam bentuk suplemen tablet, ekstrak, kapsul, atau diseduh seperti teh. Kenali manfaat ginkgo biloba untuk kesehatan, peringatan penggunaan, sampai efek sampingnya.

Manfaat Ginkgo Biloba Untuk Kesehatan

Melansir Healthline, ada beberapa potensi manfaat ginkgo biloba untuk kesehatan, antara lain:

– Membantu melawan peradangan, terutama penyakit radang sendi, penyakit iritasi usus, kanker, penyakit jantung, dan stroke

– Meningkatkan kelancaran darah

– Membantu mengurangi gangguan kecemasan dan stres

– Membantu pengobatan alzheimer dan demensia

– Potensial untuk meningkatkan fokus dan memori

– Potensial untuk menjaga kesehatan mata, terutama mencegah masalah kesehatan mata terkait pertambahan usia

– Mengobati sakit kepala dan migrain, terutama yang disebabkan oleh stres

– Membantu mengobati peradangan pada saluran pernapasan

– Mengurangi gejala fisik dan psikologis menjelang haid atau saat PMS

– Membantu mengatasi disfungsi ereksi atau sex drive rendah.

Perlu diketahui, beberapa studi terkait manfaat ginkgo biloba di atas masih berupa penelitian terbatas, penelitian pada hewan, atau masih dalam tahap uji laboratorium.
Dibutuhkan riset penunjang agar hasil penelitian untuk manusia agar hasilnya lebih meyakinkan.

Efek Samping Ginkgo Biloba Dan Peringatan

Ginkgo biloba dalam dosis sedang atau sesuai anjuran umumnya aman dikonsumsi orang dewasa sehat. Namun, sebagian orang merasakan efek samping mengonsumsi ginkgo biloba, seperti:

– Sakit kepala

– Pusing

– Detak jantung meningkat

– Sakit perut

– Sembelit

– Reaksi alergi di kulit seperti gatal-gatal.

Perhatian, jangan sembarangan makan biji ginkgo biloba mentah karena rawan beracun.Hati-hati memberikan ginkgo biloba pada penderita epilepsi atau orang yang rawan kejang. Kandungan ginkgotoksin dalam biji dan daun ginkgo biloba bisa menyebabkan kejang.

Kalangan lansia yang punya gangguan pendarahan, ibu hamil, atau orang yang dioperasi sebaiknya juga tidak mengonsumsi ginkgo biloba. Selain itu, penderita diabetes yang ingin mengonsumsi bahan alami ini sebaiknya juga berkonsultasi ke dokter yang biasa menangani.

Interaksi Obat Dengan Ginkgo Biloba

Ginkgo biloba bisa berinteraksi dengan beberapa jenis obat, antara lain:.

– Mengurangi efektivitas obat untuk meredakan gangguan kecemasan, seperti alprazolam

– Meningkatkan risiko pendarahan ketika dikonsumsi bersamaan obat antikoagulan, antiplatelet, advil

– Menyebabkan kejang apabila dikonsumsi bersamaan dengan obat penurun ambang kejang dan obat antikonvulsan

– Menurunkan efektivitas beberapa jenis obat antidepresan

– Mengurangi efektivitas beberapa jenis obat statin

– Mengubah respons obat diabetes mellitus.

Jika Anda mengonsumsi obat-obatan di atas, pastikan Anda berkonsultasi ke dokter yang menangani sebelum mengonsumsi ginkgo biloba.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *