Beberapa Jenis-jenis Senam dalam Gerak Berirama

Analisis Gerak Ritmik Langkah Kaki Halaman all - Kompas.com

Healthek.com – Gerak berirama atau senam berirama merupakan kegiatan olahraga yang membutuhkan keselarasan antara gerakan dan irama lagu.

Menurut Moh. Nor El Ibrahim dalam bukunya Dr. Olahraga Mengenalkan Teknik Senam Dasar (2012), senam berirama adalah aktivitas menggerakkan tubuh yang dilakukan dengan mengikuti irama musik.

Dalam pelaksanaannya, senam berirama bisa dilakukan secara individu maupun berkelompok.

Dalam modul Semangat Irama Kehidupan, Pendidikan Olahraga dan Rekreasi Paket C Setara SMA/MA Kelas XI (2018) terbitan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, salah satu gerakan mendasar senam berirama adalah gerak langkah kaki.

Berikut adalah macam-macam gerak langkah kaki dalam senam berirama beserta penjelasannya.

Langkah Biasa (Looppas)

Looppas merupakan sebutan untuk langkah biasa dalam senam berirama. Berikut adalah langkah melakukan looppas.

Sikap awal berdiri tegak dengan kedua tangan berada di pinggang.

Pada hitungan 1, langkahkan kaki kiri ke depan. Tumit selalu diangkat dan tumpuan di atas ujung kaki. Pada saat yang bersamaan, pindahkan berat badan ke depan.

Pada hitungan 2, langkahkan kaki kanan ke depan dengan tumit juga selalu diangkat dan tumpuan di atas ujung kaki.

Pada langkah ini bisa digunakan irama 2/4, 3/4, 4/4 dan diulangi secara terus menerus.

Langkah Rapat (By Trek Pas)

Gerakan by trek pas merupakan langkah rapat dalam senam berirama. Tahapan melakukan langkah rapat adalah sebaai berikut.

Sikap awal badan berdiri tegak dan arahkan pandangan mata fokus ke arah depan.

Pada hitungan 1, kaki kiri dilangkahkan ke depan. Pada saat yang bersamaan, pindahkan berat badan ke depan.

Pada hitungan 2, kaki kanan dilangkahkan ke depan. Bagian telapak kaki kanan diletakkan dalam posisi rapat atau berdekatan dengan kaki kiri. Saat melangkahkan kaki, gerakan ini juga dibarengi dengan pemindahan berat badan.

Ulangi gerakan ini terus menerus dan bisa dilakukan dengan irama 3/4 atau 4/4.

Langkah Tiga (Wallpas)

Gerakan wallpas merupakan gerak langkah kaki tiga dalam senam irama.Langkah-langkah melakukan wallpas adalah sebagai berikut.

Sikap awal tegak dan kedua tangan di pinggang.

Pada hitungan 1, langkahkan kaki kiri ke depan dengan langkah biasa.

Hitungan 2, langkahkan kaki kanan ke depan setengah langkah.

Hitungan 3, langkahkan kaki kiri ke depan lagi setengah langkah.

Untuk selanjutnya, ganti dengan kaki kanan dan lakukan secara terus menerus. Setiap langkah pandangan selalu ke depan.

Pada langkah tiga watau wallpas, irama lagu yang digunakan adalah 3/4.

Beberapa Kesalahan Pada Saat Membeli Sepatu Olahraga

10 Manfaat Lari Pagi yang Tak Terduga Bisa Sangat Berguna buat Tubuh |  BukaReview

Healthek.com – Memilih sepatu yang tepat merupakan hal yang penting dalam menjaga kesehatan kita. Tidak hanya mempengaruhi kaki saja, pemilihan sepatu ini juga dapat berpengaruh pada berbagai hal lainnya.

Salah satu hal yang dapat dicegah dengan pemilihan sepatu yang tepat adalah cedera. Hal ini terutama pada sepatu olahraga atau sepatu lari yang kita gunakan.

Pada saat berolahraga, tubuh bisa mengalami dampak atau guncangan yang cukup keras. Kesalahan memilih sepatu bisa menyebabkan hal ini berdampak sangat buruk pada tubuh.

Sejumlah kesalahan rentan kita alami dalam memilih sepatu olahraga ini. Dilansir dari Runners World, berikut sejumlah kesalahan yang rentan kamu lakukan dalam memilih sepatu.

  1. Memilih Hanya Berdasar Model

Memilih sepatu dengan tampilan yang baik memang penting. Namun, dalam memilih sepatu untuk berolahraga, hal yang paling penting adalah kenyamanan serta seberapa baik sepatu tersebut menopang tubuhmu.

Sayangnya, banyak orang hanya memilih jenis sepatu karena tampilan yang mereka sukai atau berdasar tren semata. Padahal, fungsi utama dari sepatu olahraga adalah untuk berolahraga dan bukan hanya sekadar untuk penampilan.

  1. Lebih Mahal Bukan Berarti Lebih Baik

Selain model yang salah, banyak orang menganggap bahwa semakin mahal sepatu, maka semakin baik. Padahal pada harga yang lebih terjangkau, banyak sepatu dengan fungsi yang lebih tepat untuk olahraga.

Untuk menghemat uang, memilih sepatu harga diskon bisa menjadi pilihan. Pastikan saja untuk memilih yang benar-benar aman dan nyaman untuk digunakan.

  1. Memilih Sepatu dengan Ukuran Terlalu Kecil

Memilih sepatu dengan ukuran yang terlalu pas bisa berujung jadi terlalu kecil ketika digunakan. Hal ini tentu tidak ideal dan dapat berdampak buruk pada kondisi kaki.

Sepatu yang terlalu sempit bisa menyebabkan kapalan dan kuku menjadi hitam. Pastikan memilih sepatu dengan ukurang yang cukup bagi ujung-ujung jari kaki untuk sedikit bergerak. Namun pastikan juga bahwa jaraknya tidak terlalu lebar.

  1. Mencoba Sepatu pada Pagi Hari

Banyak yang tidak menyadari bahwa ukuran kaki mereka bisa berbeda pada siang dan malam hari. Kaki manusia bakal cenderung menjadi lebih besar di malam hari.

Oleh karena itu, ketika mencoba dan membeli sepatu, pastikan untuk melakukannya di sore atau malam hari. Hal ini untuk memastikan agar sepatu tidak menjadi lebih sempit ketika kamu gunakan.

  1. Memilih Ukuran Berdasar Kira-Kira

Untuk menemukan sepatu yang memiliki ukuran benar-benar tepat, kamu harus mencobanya. Hanya mengira ukuran kaki dan sepatu saja bisa membuat kamu kesulitan melakukannya.

Kesalahan ini terutama rentan terjadi ketika kamu tidak membeli sepatu secara langsung. Oleh karena itu, dalam memilih sepatu untuk berolahraga, pastikan untuk memilih dan mencobanya secara langsung.

3 Pemain yang Membuat Liverpool Mengalami Kekalahan dari Everton

Hasil gambar untuk liverpool kalah dari everton

Healthek.com — Liverpool kalah saat menjamu Everton dalam pekan kompetisi ke-25 Liga Inggris 2020/21. Berlaga di Anfield, The Reds dipaksa bertekuk lutut rival satu kotanya itu dengan skor 0-2 pada Minggu (21/2) dini hari WIB.

Gol-gol Everton hadir lewat Richarlison (3′) dan Gylfi Sigurdsson (83′).
Berkat hasil itu, Everton dan Liverpool memiliki poin yang sama. Liverpool ada di posisi enam klasemen, sementara Everton ada di bawahnya.

Lalu, siapa saja yang tampil mengecewakan di laga dini hari tadi? Berikut nama-namanya :

  • Jordan Henderson

Bermain sebagai bek tengah, Henderson sempat hampir mencetak gol fantastis buat Liverpool lewat tembakan voli. Sayangnya, bola masih bisa diamankan oleh penjaga gawang Everton.
Sang kapten itu pun hanya bermain selama 30 menit. Henderson harus ditarik keluar lebih awal karena mendapat cedera hamstring. Whoscored mencatat, ia hanya mengemas satu intersep dan 35 kali sentuhan.

  • Mohamed Salah

Salah gagal menjadi solusi kebuntuan Barcelona. Pemain asal Mesir itu seperti terkurung oleh barisan lini pertahanan Everton di laga ini, Salah pun tampil mengecewakan. Sepanjang laga, Salah cuma mencatatkan satu tembakan tepat sasaran, satu umpan kunci, dan dua kali dribel.

  • Curtis Jones

Tidak seperti di laga kontra RB Leipzig, Jones justru tampil mengecewakan. Gelandang asal Inggris gagal menjadi pembeda dari lini kedua ketika Liverpool kesulitan mencetak gol.
Jones banyak kehilangan bola di lini tengah. Dia tercatat hanya satu kali membuat operan kunci. Selain itu, pemain berusia 20 tahun itu hanya melepas satu shots sepanjang laga dan tidak membuat situasi berbahaya.

Derby Merseyside Antara Liverpool – Everton

Liverpool menatap derby kontra Everton dengan optimisme yang sedikit terangkat. Kemenangan atas RB Leipzig jadi sinyal bagus buat ‘Si Merah’.
Liverpool menang 2-0 saat menghadapi RB Leipzig di Puskas Arena, Budapest, Rabu (17/2/2021) kemarin. Hasil itu memutus rangkaian tiga kekalahan beruntun yang diraih di liga.

Kemenangan atas Leipzig juga menjadi sinyal positif buat Liverpool karena berhasil mencatatkan clean sheet. Sebagai catatan, Liverpool sudah selalu kebobolan di tujuh pertandingan sebelumnya.

Bahkan di dua kekalahan terakhir yakni dari Manchester City dan Leicester City, skuad polesan Juergen Klopp itu tampil sangat rapuh di belakang. Kesalahan-kesalahan fatal berujung gol terjadi secara berulang.

Alisson Becker melakukan dua blunder fatal kala Liverpool dipermalukan Man City 1-4 di Anfield. Kesalahan koordinasi antara Alisson dan bek anyar, Ozan Kabak, juga berujung gol lawan kala Liverpool takluk 1-3 di markas Leicester City.

“Sangat penting bahwa kami bertahan sebagai sebuah unit di level setinggi mungkin. Semua orang tahu seberapa pentingnya pertahanan untuk meraih sukses,” sahut Juergen Klopp jelang Liverpool vs Everton.

“Laga melawan Leizpig itu merupakan pertanda yang sangat bagus bahwa kami bisa menangani kesalahpahaman, bahwa kami bisa mengatasi kesalahan-kesalahan dari pertandingan sebelumnya.”

“Kami menunjukkan permainan yang sangat bagus secara pertahanan melawan tim yang sangat tricky dihadapi. Malam itu kami tampil baik sebagai sebuah unit,” imbuhnya seperti dikutip BBC.

Duel kedua kesebelasan tersebut bakal terselenggara di Anfield pada Minggu (20/1) dini hari WIB.

Derby Merseyside antara Liverpool vs Everton akan tersaji dalam lanjutan Liga Inggris akhir pekan ini. Si Merah diminta menunjukkan karakter sesungguhnya.

Liverpool vs Everton akan digelar di Stadion Anfield, Liverpool, Inggris, Minggu (21/2/2021) dini hari WIB. Performa tuan rumah sedang menjadi sorotan.

Liverpool sempat melewati rentetan hasil buruk di Liga Inggris. Tiga kekalahan beruntun ditelan Mohamed Salah dkk.

Pertama, Liverpool dibungkam Brighton & Hove Albion 0-1 di pekan ke-22. Kemudian berturut-turut, sang juara bertahan Liga Inggris dihajar 1-4 oleh Manchester City 1-4, dan 1-3 oleh Leicester City.

3 Pahlawan Chelsea yang Membuat Lolos ke Babak Berikutnya Piala FA

3 Pemain Chelsea yang Tampil Memukau saat Kalahkan Barnsley di Piala FA

Chelsea sukses membungkam Barnsley di putaran lima Piala FA 2020/21. Skor akhir laga di Oakwell Stadium, Jumat (12/2) dini hari WIB, itu adalah 1-0.

Gol semata wayang Chelsea pada laga ini dicetak oleh Tammy Abraham (64′).
Hasil ini membawa Chelsea ke babak selanjutnya. Sementara, pupus harapan Barnsley untuk bisa berbicara banyak di pentas Piala FA.

Lantas, siapa saja yang bermain bagus di laga dini hari tadi? Berikut kumparan rangkum nama-namanya.

Tammy Abraham

Tak cuma mencetak gol kemenangan Chelsea, Abraham juga tampil impresif dengan menggagalkan peluang emas Barnsley untuk menyamakan kedudukan.

Upaya Michael Sollbauer dalam situasi kemelut di depan gawang pada menit ke-78 masih bisa dihalau oleh Abraham yang menyundul bola keluar di garis gawang.
Tak cuma itu, Whoscored mencatat Abraham juga tampil apik dengan tiga kali melakukan dribble sukses serta empat kali memenangi duel udara.

Kurt Zouma

Zouma tampil solid pada laga ini. Berkat itu, Chelsea pun berhasil tanpa kebobolan satu gol pun. Bek asal Prancis itu berhasil membuat dua kali interseps dan tujuh clearence.
Holding juga sukses memenangi enam kali duel udara dan 129 kali sentuhan. Whoscored pun memberikan ponten sebesar 7,93 untuk performanya.

Kepa Arizzabalaga

Chelsea mungkin kalah jika bukan Kepa yang berada di bawah mistar. Sebab, kiper asal Spanyol ini tampil cukup bagus. Tercatat, ada beberapa penyelamatan gemilang yang dilakukan Kepa.

Sepanjang laga, Kepa tercatat melakukan 80 kali sentuhan terhadap bola dan mengemas satu kali clearance. Ia diberikan ponten 7,58 di laga ini.

Ac Milan Rebut Kembali Puncak Klasemen Setalah Kalahkan Crotone 4-0

AC Milan menjamu Crotone dalam lanjutan pekan ke-21 Liga Italia 2020/21. Bermain di San Siro, Minggu (7/2) malam WIB, Rossoneri menang telak dengan skor 4-0.
Gol-gol kemenangan Milan dibukukan oleh Ibrahimovic (30′ dan 64′) serta Ante Rebic (69′ dan 70′)

Hasil ini membikin Milan kembali ke puncak klasemen dengan raihan 49 poin. Sementara, Crotone masih tercecer di dasar klasemen dengan poin 12.

Starting XI AC Milan vs Crotone

AC Milan: Donnarumma; Calabria, Tomori, Romagnoli, Theo Hernandez; Meite, Kessie; Saelemaekers, Leao, Rebic; Ibrahimovic.

Crotone: Cordaz; Djidji, Golemic, Luperto; Rispoli, Zanellato, Benali, Vulic, Reca; Di Carmine, Ounas.
Jalannya Pertandingan AC Milan vs Crotone

AC Milan tampil ngotot sejak menit awal. Terbukti, saat laga baru berjalan 5 menit, Davide Calabria berhasil menceploskan bola ke gawang tim tamu. Sayang, wasit menganulir gol tersebut karena offside.
Setelah itu, armada Stefano Pioli terus tampil menekan. Serangan dari segala sisi mereka lancarkan untuk segera membuka keunggulan.

Milan baru benar-benar membuka keunggulan di menit ke-30. Aksi one-two Zlatan Ibrahimovic dengan Rafael Leao, behasil diselesaikan dengan baik oleh si penyerang veteran asal Swedia. 1-0 Milan memimpin.
Skor 1-0 sekaligus menutup jalannya babak pertama.

Memasuki interval kedua, AC Milan terus berupaya untuk tampil mendominasi. Mereka tak mengendurkan serangan untuk segera memperlebar keunggulan.

Kesempatan emas tercipta di menit ke-61. Rafael Leao mendapat ruang tembak di dalam kotak penalti Crotone. Namun, sepakan kerasnya berhasil diantisipasi penjaga gawang Alex Cordaz.
Tak lama setelah itu, Milan akhirnya berhasil memperlebar keunggulan. Lagi-lagi, gol tercipta via Zlatan Ibrahimovic.

Memanfaatkan umpan Theo Hernandez di menit ke-64, Ibra berhasil menceploskan bola ke gawang yang menganga lebar. 2-0 untuk Milan.
Gol itu berhasil menyulut api semangat para pemain Milan. Mereka semakin menggila dengan mencetak 2 gol tambahan dalam tempo kurang dari dua menit.

Adalah dua gol Ante Rebic masing-masing di menit ke-69 dan 70 yang sukses membikin tuan rumah semakin berada di atas angin, dengan keunggulan 4-0.
Skor 4-0 untuk kemenangan AC Milan sekaligus menutup jalannya laga tersebut.

Momen Duel Ibrahimovic vs Lukaku Panaskan Derbi Milan

Perkelahian Ibrahimovic dan Lukaku itu terjadi hanya beberapa menit sebelum turun minum. Keduanya terlibat adu mulut, sebelum akhirnya saling menanduk.

Penyerang AC Milan, Zlatan Ibrahimovic (kanan) dan pemain Inter Milan, Romelu Lukaku mengadu kepala mereka saat terlibat perkelahian dalam laga perempat final Coppa Italia di Stadion San Siro, Milan, Italia, Rabu (27/1/2021). Duel Ibrahimovic dan Lukaku dalam laga yang berakhir 2-1 untuk kemenangan Inter Milan itu menjadi salah satu momen yang menyedot perhatian pecinta sepak bola.

Komisi Disiplin Liga Italia resmi menjatuhi hukuman larangan bertanding satu laga Coppa Italia kepada Zlatan Ibrahimovic dan Romelu Lukaku. Melansir dari BBC, keputusan tersebut telah dipastikan pada Jumat (29/1/2021) waktu setempat. Hal yang melatarbelakangi vonis larangan bermain Ibrahimovic dan Lukaku, yakni tindakan indisipliner saat Inter Milan dan AC Milan duel di perempat final Coppa Italia. Adapun dalam pertandingan itu Inter menang 2-1 atas Rossoneri di Stadion Giuseppe Meazza, Rabu (27/1/2021) dini hari WIB.