Beberapa Hal Penularan Paru-paru Basah dan Cara Mencegahnya

Virus Baru Misterius Picu Wabah Paru-paru Basah | Kesehatan

Healthek.com – Paru-paru basah merupakan istilah yang merujuk pada penyakit pneumonia. Penyakit ini terjadi karena infeksi bakteri, virus, atau jamur di paru-paru.

Akibatnya, saluran udara membengkak dan kantung udara di paru-paru terisi dengan lendir dan cairan. Karena itulah, pneumonia juga disebut dengan paru-paru basah.

Beberapa jenis pneumonia memang bia menular. Pneumonia yang disebabkan oleh bakteri atau virus dapat menular jika organisme pembawa penyakit dihirup ke paru-paru.

Namun, tidak semua orang yang terpapar kuman penyebab pneumonia akan mengembangkan gejala.

Pneumonia yang disebabkan oleh jamur tidak dapat menular. Pneumonia menyebar ketika tetesan cairan yang mengandung bakteri atau virus pneumonia diluncurkan ke udara saat seseorang batuk atau bersin dan kemudian dihirup oleh orang lain.

Anda juga bisa tertular pneumonia dari menyentuh benda yang sebelumnya disentuh oleh penderita pneumonia. Peneluran juga bisa terjadi saat Anda menyentuh benda yang terkontaminasi bakteri atau virus penyebab pneumonia, lalu menyentuh mulut atau hidung Anda.

Ada berbagai cara mudah untuk mencegah penularan paru-paru basah. Berikut caranya:

-mencuci tangan sebelum makan, setelah menggunakan kamar mandi, setelah menyentuh orang lain, sebelum mengunjungi orang yang rentan terhadap pneumonia, dan setelah kembali ke rumah setelah keluar di tempat umum.

  • jalani vaksinasi rutin
  • berhenti merokok karena merokok membuat paru-paru lebih rentan terhadap infeksi dan memengaruhi sistem kekebalan tubuh
  • mengelola kondisi medis kronis apa pun, terutama yang memengaruhi sistem kekebalan atau paru-paru
  • kurangi aktivitas saat sakit atau demam.

Kebanyakan orang bisa sembuh dari pneumonia tanpa efek yang bertahan lama. Namun pada orang yang rentan, pneumonia bisa berakibat fatal. Di seluruh dunia, pneumonia menyebabkan 16 persen kematian pada anak-anak di bawah 5 tahun.

Mereka yang berusia tua dan memiliki sistem kekebalan yang lemah juga lebih mungkin mengalami komplikasi serius. Oleh karena itu, Anda harus melakukan langkah pencegahan sebaik mungkin agar terhindar dari penyakit ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *