Malaysia Menyatakan Darurat Covid-19, Apa Penyebabnya ?

ICU Hampir Penuh karena Corona, Malaysia Lockdown Lokal

Healthek.com – Direktur Jenderal Kesehatan Malaysia Noor Hisham Abdullah mengatakan, kenaikan kasus yang dialami Malaysia karena adanya kelelahan pandemi atau pandemic fatigue.

Ia menyebutkan, dalam sebulan terakhir kasus COVID-19 melonjak. Pada April 2021, kata dia, ada penambahan 61.984 kasus infeksi virus corona dan 235 orang meninggal dunia.

“Lonjakan kasus COVID-19 baru-baru ini antara lain disebabkan oleh kelelahan pandemi,” tutur Noor, seperti dikutip dari laman The Star.

Akibat kelelahan pandemi yang dialami masyarakat, menurut Moor, masyarakat menjadi terlena dan abai terhadap kepatuhan protokol kesehatan. Hal ini menjadi pemicu naiknya angka kasus COVID-19.

Selain itu, pelonggaran aturan juga berperan dalam peningkatan kasus.

“Selain itu, aturan dilonggarkan, sektor ekonomi dibuka kembali, diadakan temu massal. Ini berkontribusi terhadap lonjakan kasus di mana-mana,” kata dia.

Lanjut Noor, dengan temuan mutasi baru virus Corona, ini menambah kekhawatiran menghadapi situasi sekarang. Rumah sakit-rumah sakit juga berjuang menangani pasien.

“Kapasitas rumah sakit negara juga sedang berjuang, dengan banyak rumah sakit Lembah Klang melaporkan lebih dari 70 persen tingkat penggunaan tempat tidur unit perawatan intensif (ICU),” ujar dia.

Secara keseluruhan, Malaysia mencatat 2.500 kasus baru per Senin (3/5/2021), sehingga total kasus menjadi 417.512.

Kementerian Kesehatan Malaysia juga mendeteksi sembilan klaster baru, sehingga jumlah klaster aktif menjadi 398 klaster.

Dari klaster baru, tiga di antaranya adalah terkait dengan tempat kerja, terkait dengan sektor pendidikan, dan terakhir terdeteksi di pusat penahanan di Jelapang, Perak.

Apa itu pandemi tiredness?

Mengutip laman WHO, pandemic exhaustion sebagaimana yang dialami oleh masyarakat Malaysia merupakan munculnya demotivasi untuk berbagai langkah perlindungan yang direkomendasikan.

Kondisi ini pun muncul secara bertahap dari waktu ke waktu yang dipengaruhi emosi, pengalaman dan persepsi.

Akibat pandemic tiredness, banyak orang-orang mulai mengabaikan cuci tangan, pakai masker dan jaga jarak fisik yang sebelumnya dipatuhi.

Pada Saat Berpuasa yang Benar Bisa Mengurangi Kadar Lemak Jahat dalam Tubuh

6 Tipe Perut Wanita dan Cara Menjaganya Tetap Rata - Fashion & Beauty  Liputan6.com

Healthek.com – Berpuasa bisa menimbulkan sejumlah manfaat sehat bagi tubuh. Selain bisa menyehatkan lambung dan berbagai dampak lainnya, puasa juga diketahui bisa menurunkan kadar lemak jahat.

Saat puasa, waktu makan umumnya hanya dua kali. Hal ini dapat membantu berkurangnya asupan kalori. Selain itu, pola tidur berubah yang akan berpengaruh pada sistem hormone.

Seperti disampaikan Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) Prof. Dr. dr. Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, MMB. Menurutnya, puasa dapat berpengaruh positif pada penyakit kronis dan seharusnya tubuh menjadi lebih sehat.

Ia menambahkan, saat buka puasa maka asupan makanan tetap harus diatur supaya mencukupi, bukan berlebih-lebihan.

” Buka puasa bukan berarti balas dendam karena tidak makan siang sehingga makan siangnya ditarik ke malam dan menjadi makan dua kali sebelum dan setelah sholat tarawih, itu tidak mendapatkan hikmah puasa Ramadhan,” ujar Ari beberapa waktu lalu.

Riset menunjukkan, lanjut Ari, jika puasa dilakukan dengan benar maka ada manfaat positif bagi tubuh. Salah satunya adalah penurunan low-density lipoprotein (LDL) atau lemak jahat. Di sisi existed kadar high-density lipoproteins (HDL) atau kolesterol baik akan meningkat dan baik untuk pencegahan penyakit kardiovaskuler.

Penelitian Lainnya

Ari juga menyampaikan hasil penelitian lain yang menunjukkan adanya perubahan berat badan dan kadar lemak selama berpuasa pada pasien.

Sedang, hasil riset yang dilakukan oleh Ari dan rekan-rekannya di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) menunjukkan pada orang yang berpuasa terjadi penurunan massa lemak, tapi masa healthy protein tidak.

” Nah ini hal yang positif, artinya kita tahu bahwa kalau memang kita berpuasa akan terjadi penghancuran lemak. Riset saya menunjukkan yang dihancurkan lemak saja karena kalau lemak ini sudah habis yang akan dihancurkan berikutnya adalah healthy protein.”

“Dan ternyata puasa kita yang 14 jam itu hanya lemak saja yang dihancurkan tidak terjadi penghancuran protein. Ini artinya (puasa) tidak akan memengaruhi daya tahan tubuh dan performa tubuh secara keseluruhan,” tandas Ari.

Beberapa Fakto yang Sering Menggagalkan Diet

Tipe Kepribadian Bisa Bikin Gagal Diet - Health Liputan6.com

Healthek.com – Beberapa orang mengalami kesulitan untuk menurunkan berat badan meskipun sudah menerapkan diet plan defisit kalori dengan ketat.

Hal tersebut juga pernah dialami oleh Tina Haupert seorang penulis diet sehat dan pelatih kebugaran. Berikut kesalahan umum yang sering terjadi saat berusaha menurunkan berat badan diungkapkan oleh Tina Haupert, dikutip dari Health.

  • Tidak memerhatikan porsi dan kalori yang masuk

Sering ditemukan orang-orang yang beralih ke makanan sehat sudah merasa cukup untuk dapat menurunkan berat badan.

Tanpa disadari meskipun sudah beralih ke makanan sehat, makanan yang dikonsumsi ternyata dalam jumlah atau porsi yang sangat besar sehingga membuat tubuh tetap dalam kondisi yang sama.

Di beberapa kejadian juga seseorang telah memerhatikan porsi makan tetapi makanan yang ia pilih ternyata memiliki kalori yang sangat tinggi sehingga badan tidak akan kunjung mengalami penurunan berat badan.

  • Tidak memerhatikan nutrisi yang masuk

Memerhatikan kalori dan porsi makan memang penting untuk memulai diet plan penurunan berat badan. Meski begitu, harus diperhatikan juga kandungan nutrisi pada makanan tersebut.

Tidak heran jika banyak seseorang yang sudah makan cukup untuk memulai diet plan penurunan berat badan tetapi setelah beberapa saat badannya akan terasa lemas dan tidak berenergi.

” Alih-alih menghitung kalori, saya fokus untuk menambahkan lebih banyak makanan utuh, terutama buah-buahan dan sayuran yang kaya nutrisi, ke dalam diet plan saya, yang membantu saya mengurangi kalori sekaligus meningkatkan nutrisi pada saat yang bersamaan,” kata Haupert.

  • Tidak cukup makan di siang hari

Saat menjalankan diet Haupert mengaku ia berjanji makan dengan benar dan berolahraga setiap hari. Seringkali hal yang ia rencanakan di pagi hari berjalan dengan lancar.

“Saya akan bangun pagi untuk latihan yang memompa jantung dan membuat pilihan yang sehat dengan makanan saya sepanjang hari,” ungkapnya.

Namun setelah menjalani hari yang melelahkan dan tidak cukup makan di siang hari, seringkali hal tersebut dilampiaskan dengan memesan makanan yang berminyak atau memakan cemilan hingga larut makan karena sangat lapar.

“Jika saya tidak makan banyak makanan dan camilan sepanjang hari-yang mengandung karbohidrat penuh serat, healthy protein rendah lemak, dan lemak sehat-saya pasti akan makan berlebihan di penghujung hari,” katanya.

Beberapa Hal yang Tidak Terduga Bisa Menyebabkan Sering Mengalami Sakit Kepala

Apa Penyebab Sakit Kepala Sebelah Kanan? - Alodokter

Healthek.com – Sakit kepala atau pusing merupakan salah satu masalah keseahtan yang kerap terjadi. Bisa terdapat sejumlah hal yang memicu munculnya masalah di kepala ini.

Masalah sakit kepala ini merupakan masalah umum yang dialami oleh banyak orang dan kerap terasa sangat mengganggu. Intensitas parahnya maslaah ini bisa mulai tahap sedang hingga sangat parah dan menyakitkan.

Pada tahapan yang cukup parah, hal ini bisa berdampak pada sejumlah kondisi existed pada tubuh. Kamu bahkan juga bisa kesulitan untuk berkonsentrasi dan beraktivitas sehari-hari.

Salah satu penyebab utama dari sakit kepala ini adalah stres. Walau begitu, ketika sakit kepala ini terjadi secara cukup sering, terdapat sejumlah hal yang mungkin jadi biang keroknya. Dilansir dari Times of India, berikut sejumlah penyebab tak terduga kamu sering mengalami sakit kepala.

Minum Kopi Terlalu Banyak

Untuk meningkatkan fokus dan performa dalam bekerja, kopi merupakan salah satu minuman yang bisa kamu konsumsi. Walau begitu, konsumsi kopi secara berlebihan bisa jadi penyebab seringnya muncul sakit kepala ini.

Kafein bisa mempersempit pembuluh darah dan konsumsi kopi setiap hari bisa membuatmu menjadi kecanduan. Hal ini merupakan penyebab kamu sering mengalami sakit kepala ini.

Dehidrasi

Asupan air yang cukup merupakan hal sangat penting untuk tetap sehat dan bugar. Ketika kamu mengalami dehidrasi, hal ini bisa berujung pada sakit kepala.

Masalah Hormon

Pada beberapa kasus, turunnya tingkat hormon bisa jadi penyebab kamu mengalami sakit kepala. Jika estrogen yang kamu miliki cukup rendah, maka kamu bakal mengalami masalah ini. Salah satu penyebab menurunnya estrogen ini adalah kehamilan.

Postur Tak Tepat

Duduk dan tidur pada postur tubuh tak tepat juga merupakan hal yang bisa berujung sakit kepala. Selain itu, postur tubuh yang tak tepat juga bisa berujung masalah pencernaan, sakit punggung, serta nyeri di kaki.

Terlalu Banyak Menggunakan Device

Menatap layar laptot dan ponsel terus-menerus tidak hanya akan menyakiti mata saja tapi juga menyebabkan sakit kepala. Menatap gizmo terlalu lama bisa membuat mata menjadi tegang sehingga kamu mengalami sakit kepala.

Sejumlah hal tersebut tanpa kamu sadari bisa menyebabkan terjadinya sakit kepala. Perhatikan hal-hal tersebut jika kamu ingin terhindar dari sakit kepala yang kerap muncul.

Pria di Amerika Serikat Tak Sengaja Terima Dua Jenis Vaksin Covid-19 Berbeda

Kemenkes Tegaskan Vaksin Gotong Royong Tak Diperjualbelikan ke Individu

Jakarta – Seorang pria di New Hampshire, Amerika Serikat (AS), tidak sengaja menerima dua dosis vaksin COVID-19 dengan merek berbeda.

Pria bernama Craig Richards tersebut mendapatkan vaksin produksi Moderna di suntikan pertama, dan Pfizer pada suntikan kedua.

Dikutip dari laman New York Message, Richards mendapatkan suntikan pertama dari Moderna pada 16 Maret 2021 lalu.

Kemudian, Richards diberi vaksin COVID-19 buatan Pfizer sebagai dosis kedua secara tidak sengaja pada 13 April 2021.

Tenaga medis yang menyuntik Richards sadar atas kesalahannya yang memberikan dosis berbeda setelah obatnya masuk ke laporan.

Richards hanya bisa terdiam ketika nakes setempat memberi tahu bahwa ia sudah mendapatkan dua jenis vaksin berbeda.

Tak lama kemudian, manager nakes yang menyuntikkan mendekati Richards untuk membahas apa yang telah terjadi dan meyakinkannya bahwa, terlepas dari kesalahannya, semuanya akan baik-baik saja.

Meski begitu, Richards sangat cemas karena dia mendengar satu vaksin saja sudah menimbulkan efek samping. Apalagi, dia kini mendapat dua.

Badan Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) menerangkan, idealnya vaksinasi harus dengan merek yang sama ketika mendapatkan vaksin dosis pertama.

Namun, jika dua vaksin yang tidak sengaja dipakai, maka penerima tidak perlu suntik ulang. Kebetulan, kedua vaksin yang dipakai menggunakan system yang sama yakni mRNA.

Beberapa Cara Mudah agar Tidur Lebih Cepat Terlelap di Malam Hari

Terlelap Dalam 1 Menit, Ini Metode Unik Agar Cepat Tidur! - Beauty  Fimela.com

Healthek.com – Kondisi yang serba tak menentu seperti saat ini sering membuat kita menjadi lebih sulit tidur. Hal ini dialami walau kita menghabiskan lebih banyak waktu saat di rumah.

Kecemasan dan kekhawatiran yang kita miliki terkait pandemi COVID-19 menganggu kualitas tidur yang kita miliki. Hal ini membuat pada malam hari kita menjadi sulit tidur dan semakin cemas.

Hasilnya, pada pagi harinya kita terbangun dengan perasaan tidur tak nyenyak. Hal ini bakal berputar secara terus-menerus dan bisa berdampak pada kesehaan kita.

Agar pola tidur kita kembali normal dan sehat, perlu terjadi sejumlah perubahan pada hidup kita. Dilansir dari Harvard Health Blog, berikut sejumlah perubahan yang bisa dilakukan untuk kembali mendapat pola tidur yang sehat.

Bangun pada waktu yang sama setiap hari. Pola tidur yang teratur juga bisa membantu jam tidur alami tubuh. Sebagai tambahan, terapkan jadwal teratur untuk makan, olahraga, sera aktivitas lainnya.

  • Nikmati Cahaya Pagi

    Nikmati cahaya pagi dengan cara membuka jendela atau berjemur untuk membantu mengatur jam tubuh secara alami. Cahaya alami dari matahari bahkan di waktu mendung memiliki manfaat sangat besar bagi tubuh. Nikmati cahaya matahari setidaknya 15 hingga 20 menit setiap harinya.
  • Berolahraga

    Olahraga rutin setiap hari bisa meningkatkan kualitas tidur, menurunkan stres, serta meningkatkan mood. Jika kamu harus berolahraga di luar ruangan, pastikan untuk menjaga jarak dari orang si sekitarmu.
  • Jangan Tidur Siang

    Walau pada siang hari kamu mungkin mengantuk, namun sebaiknya jangan tidur siang. Jika memang sudah sangat mengantuk dan butuh tidur, sebaiknya batasi dalam waktu di bawah 30 menit.
  • Hindari Kafein di Sore dan Malam Hari

    Minuman yang mengandung kafein seperti kopi, teh, dan minuman bersoda sebaiknya dihindari. Batasi konsumsinya sebelum jam dua siang agar kamu bisa tidur dengan nyenyak di amalm harinya.
  • Hindari Berita dan Penggunaan Alat Elektronik

    Sebelum tidur, sebaiknya hindari membaca berita serta penggunaan berbagai alat elektronik. Hal ini bisa membuatmu semakin khawatir dan cemas terhadap kondisi saat ini sehingga kamu kesulitan tidur. Penggunaan alat elektronik juga bisa membuatmu terjaga semakin lama.
  • Kurangi Asupan Alkohol

    Walau alkohol bisa menyebabkan kamu mengantuk, namun di malam harinya minuman ini bisa membuatmu sulit tertidur. Demi kualitas tidur yang baik, usahakan untuk menghindari minuman ini.
  • Buat Jadwal Sebelum Tidur

    Tubuh bakal bisa tidur lebih baik pada jam tertentu setiap malam. Kamu bisa membuat jadwal mengenai hal yang akan kamu lakukan pada esok hari sebelum tidur, cara ini bisa membantu mengatasi masalah pikiranmu.
  • Menurunkan Stres

    Menurunkan stres pada siang hari bisa membantu kamu mengalami kondisi tidur yang lebih baik di malam hari. Pada siang harinya, kamu bisa melakukan berbagai hal untuk menurunkan stres.
  • Buat Kondisi Tidur yang Nyaman

    Kondisi kamar bisa sangat berpengaruh terhadap kebiasaan tidurmu. Ketika kamar dalam kondisi nyaman, dingin, tenang, dan gelap, kamu bisa tidur dengan lebih efektif.

Beberapa Hal yang Harus Diperhatikan Saat Latihan Fisik di Bulan Puasa

5 Olahraga Ringan di Pagi Hari, Buat Badanmu Jadi Sehat dan Bugar

Healthek.com – Berpuasa di bulan Ramadan bukan berarti anda harus berhenti melakukan latihan fisik rutin. Hal tersebut perlu tetap dilakukan untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh dengan sejumlah penyesuaian.

Dokter spesialis Kedokteran Olahraga Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI) sekaligus staf pengajar di Departemen Ilmu Kedokteran Komunitas FKUI, Listya Tresnanti Mirtha menyebutkan salah satu penyesuaian adalah frekuensi latihan yang tidak sesering pada bulan-bulan biasanya.

“Intesitas latihan juga lebih ringan dari biasanya, waktu dibuat lebih singkat dan jenis latihan diutamakan yang bersifat aerobik,” ujar dia dalam seminar awam yang digelar RSUI via daring, beberapa waktu lalu dilansir dari Antara.

Dari sisi frekuensi, Anda bisa melakukan latihan fisik tiga kali dalam seminggu dengan durasi 10-15 menit saat pagi setelah shalat subuh atau sore hari selama 30 menit menjelang waktu berbuka puasa. Pilihan latihannya, bisa berlari atau olahraga seperti sepak bola, atau latihan pembentukan otot.

Listya mengingatkan Anda untuk sebelumnya melakukan pemanasan selama 10-15 menit, diikuti latihan inti dan pendinginan selama 5-10 menit. Setelahnya, jangan lupa memeriksa denyut jantung Anda untuk mengetahui kemampuan maksimal kerja jantung. Caranya, dengan menghitung denyut nadi per 15 detik dan hasilnya dikali dengan 4.

Listya membantah anggapan berpuasa bisa mengganggu kinerja dan membuat seseorang menjadi tak produktif. Menurut dia, berpuasa bila juga diselingi latihan fisik sesuai anjuran pakar kesehatan akan membuat tubuh tetap bugar sekaligus memelihara produktivitas.

“Latihan fisik kaitannya dengan imunitas tubuh sekaligus menunda kemunulan difusngsi tubuh terkait penrtambahan usia, meningkatkan sirkulasi darah dan memiliki efek anti-inflamasi,” demikian terangnya.

Bersepeda secara teratur misalnya, diketahui membuat seseorang berisiko 15 persen lebih sedikit terkena serangan jantung daripada mereka yang bukan pengendara sepeda. Latihan ini juga bisa memperkuat otot jantung dan paru-paru, memperbaiki sirkulasi tubuh dan menurunkan kadar lemak darah.

Beberapa Makanan yang tidak disarankan dimakan Ketika Perut Kosong

7 Makanan yang Sebaiknya Tidak Dikonsumsi Saat Perut Kosong

Healtek.com – Banyak orang yang melewatkan waktu sarapan mereka dan langsung menuju makan siang. Hal ini biasanya malah membuat perut mereka menjadi sangat lapar kemudian.

Pada kondisi perut yang kosong, kamu merasa bakal bisa makan apa pun dan dalam jumlah banyak. Hal ini menyebabkan pola makan kita menjadi sangat tidak terkontrol saat kamu sedang luar biasa lapar.

Makan terlalu sedikit atau melewatkan waktu makan merupakan hal yang cenderung membuat kita makan berlebih. Lebih lanjut, hal ini juga cenderung membuat kita mengonsumsi cemilan tinggi kalori.

Kondisi ini bisa berujung bahaya seperti munculnya rasa mual, diare, muntah, serta keracunan makanan.

Hal ini terjadi karena saluran gastrointestinal menjadi lebih sensitif setelah kosong untuk sementara waktu. Sejumlah makanan tertentu bisa jadi sangat buruk saat dikonsumsi dalam perut kosong.

Sejumlah makanan yang bergizi dan bernutrisi sebenarnya juga tidak baik saat disantap pada kondisi perut kosong. Dilansir dari Boldsky, berikut sejumlah makanan yang tidak boleh disantap pada saat perut dalam kondisi kosong dan sangat lapar.

  • Alpukat

Alpukat disebut sebagai buah sehat karena kaya nutrisi, bisa menurunkan tingkat kolesterol, mengatur gula darah, melindungi mata, meningkatkan kesuburan, dan masih banyak lagi. Walau begitu, konsumsi alpukat saat perut kosong bisa berdampak buruk. Kandungan lemak di dalam alpukat bisa dicerna dengan sangat lambat dan bisa menyebabkan mual.

  • Sayuran Mentah

Sayuran sebenarnya sangat bermanfaat bagi tubuh, namun dalam kondisi mentah, makanan ini harus dihindari pada saat perut kosong. Hal ini bisa menyebabkan kamu merasa sangat kenyang dan berakhir dengan menurunnya gula darah setelahnya. Sayuran tinggi serat juga bisa sangat sulit dicerna serta menyebabkan perut kembung.

  • Buah dalam Jumlah Banyak

Pada saat perut kosong, konsumsi sebutir apel atau pisang mungkin tidak akan menjadi masalah. Namun ketika mengonsumsinya dalam jumlah besar, gula darah bisa melonjak seketika dan menimbulkan rasa lelah dan lapar kembali setelah 30-60 menit. Tingkat keasaman di dalam buah juga bisa menyebabkan refluks asam.

  • Kopi

Konsumsi kopi pada saat perut kosong di pagi hari bisa menimbulkan dampak buruk bagi tubuh. Hal ini bisa melepaskan asam hidroklorik ke dalam sistem pencernaan sehingga tingkat asam di perut meningkat dan menimbulkan masalah pencernaan.

  • Keripik

Keripik merupakan salah satu makanan yang juga tidak boleh dikonsumsi pada kondisi perut kosong. Makanan ini cenderung memiliki kandungan garam yang tinggi sehingga tidak baik bagi pencernaan ketika perut kosong.

  • Permen Karet

Banyak orang berpikiran bahwa mengunyah permen karet bisa membuatmu merasa kenyang. Walau begitu, melakukan hal ini pada saat perut kosong justru bisa menimbulkan sakit perut serta mual.

Indonesia Menemukan Varian Covid-19 dengan Mutasi E484K

Pandemi Corona, Kegiatan Panitia Ad Hoc Pilkada di Sulut-Sumbar Dihentikan

Healthek.com – Varian COVID-19 dengan mutasi E484K atau Eek ditemukan di Indonesia. Mutasi ini sempat membuat heboh di Jepang karena ditemukan pada sekitar 70 persen kasus COVID-19 bulan lalu.

Mutasi Eek jadi perhatian khusus karena diyakini membuat virus jadi lebih resistan terhadap antibodi. Ini artinya efektivitas vaksin yang ada saat ini dikhawatirkan bisa berkurang.

Beberapa ahli juga menduga varian COVID-19 dengan mutasi Eek bisa menghasilkan keparahan penyakit yang lebih tinggi pada usia muda. Hal ini terlihat pada kasus-kasus di beberapa negara yang memiliki varian dominan, seperti P1 di Brasil dan B117 di Inggris.

“So far melihat yang mengalami gejala COVID berat adalah pengidap komorbid dan lansia, itu nggak berubah. Kecuali pertanyaannya varian tertentu ini bisa menyerang sampai anak-anak SD atau SMP.

Secara global, risiko mereka bergejala berat itu jauh lebih kecil. Tapi kalau E484K ini bikin gejala seperti lansia (pada anak-anak), itu baru kita perlu concern,” kata pakar mikrobiologi molekuler Ahmad Rusdan Utomo pada Healthek.com beberapa waktu lalu.

Menurut Lembaga Biologi Molekuler Eijkman, mutasi Eek ditemukan pada sampel yang diambil dari salah satu Rumah Sakit di Jakarta Barat.

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung (P2PML) Kementerian Kesehatan RI, dr Siti Nadia Tarmizi, menjelaskan satu kasus mutasi Eek ditemukan pada bulan Februari lalu. Kondisi pasien sudah sembuh dan sampai saat ini tidak ditemukan kasus penularan.

“Iya satu spesimen dari DKI Jakarta di bulan Februari dan saat ini sudah sembuh dia. Kita sudah mentracing kasus kontaknya dan tidak ada yang positif sampai saat ini,” jelas dr Nadia pada Selasa (6/4/2021).

Beberapa Cemilan Untuk Penderita Asam Lambung

Kapan Waktu Yang Tepat Makan Buah-buahan? - CEPAGRAM

Healthek.com – Memakan cemilan merupakan salah satu cara mengendalikan penyakit asam lambung agar tidak sering kambuh.

Penderita penyakit yang juga dikenal dengan gastroesophageal reflux disease (GERD) ini perlu menjalankan pola makan sehat ramah asam lambung.

Menurut RefluxMD, alih-alih makan tiga kali sehari dengan porsi yang banyak, penderita asam lambung lebih disarankan makan tiga kali sehari dengan porsi kecil dan dua kali mengudap camilan.

Dengan makan camilan sehat, penderita asam lambung bisa meminimalkan keinginan makan berlebihan.

Dilansir dari Verywell Health, penderita asam lambung disarankan mengonsumsi banyak serat dan menghindari makanan tinggi lemak jahat yang memicu naiknya asam lambung.

Berikut beberapa rekomendasi makanan camilan untuk penderita asam lambung:

  • Buah

Pilih camilan buah yang rasanya tidak terlalu asam karena bisa memicu asam lambung naik bagi sebagian penderita. Penderita asam lambung boleh makan buah seperti pisang, pir, semangka, apel manis, melon, bengkuang, anggur, atau buah lain yang tidak terlalu asam. Sebagian penderita, terkadang asam lambungnya kambuh setelah makan buah jeruk, jeruk bali, lemon, atau nanas.

  • Sayur

Seperti buah, semua jenis sayuran pada dasarnya termasuk camilan yang baik untuk penderita asam lambung.

Pilih camilan seperti wortel baby, seledri dengan sedikit selai kacang, mentimun, jamur, seledri, atau brokoli. Tapi, hati-hati.

Sebagian penderita lambungnya cukup sensitif setelah mengonsumsi tomat, paprika, pare, atau bawang. Selalu tandai beberapa sayur yang bisa membuat penyakit asam lambung kambuh.

  • Biji-bijian utuh

Pilih biji-bijian utuh yang tinggi serat sebagai camilan untuk penderita asam lambung.

Di antaranya makanan yang terbuat dari beras merah, oat, gandum utuh, quinoa, dll. Hal yang tak kalah penting diperhatikan, hindari makan camilan dari biji-bijian utuh terlalu banyak. Cukup makan dengan porsi kecil.

  • Susu rendah lemak atau susu nabati

Susu full cream dan produk turunannya seperti keju, es krim, dan yogurt umumnya tinggi lemak. Makanan olahan dari produk susu dapat meningkatkan asam lambung.

Sedangkan makanan tinggi lemak seperti susu full cream bisa semakin melemahkan otot sfingter esofagus dan memperburuk asam lambung.

  • Daging tanpa lemak, ayam tanpa kulit, ikan, telur

Pilih jenis protein sehat yang dimasak dengan cara sehat sebagai camilan untuk penderita asam lambung.
Penderita disarankan makan daging tanpa lemak, ayam tanpa kulit, ikan, dan telur. Masak protein tersebut dengan cara sehat seperti ditumis, direbus, atau dikukus.

Hindari menggoreng protein tersebut karena bisa membuat makanan jadi tinggi lemak. Hindari segala jenis daging berlemak dan daging olahan seperti bacon, sosis, hot dog, burger, nugget, ayam goreng siap saji.