Beberapa Gejala dan Penyebabnya Demam Rematik

Demam Rematik - Pengertian, Faktor Risiko, Penyebab, Gejala, Diagnosis,  Komplikasi, Pengobatan, Pencegahan, Kapan Harus ke Dokter? | Halodoc.com

Healthek.com – Demam rematik adalah penyakit peradangan akibat komplikasi radang tenggorokan atau demam berdarah yang tidak ditangani dengan benar.

Penyakit ini tidak menular, tapi dapat menyebabkan nyeri sendi akut sampai penyakit jantung.

Demam rematik rentan menyerang anak-anak usia 5-15 tahun. Namun, tidak menutup kemungkinan orang dewasa juga bisa terkena penyakit ini. Sebelum mengulas beragam gejala demam rematik, simak penyebab penyakit yang jamak menyerang anak-anak ini.

Penyebab demam rematik

Melansir Mayo Clinic, demam rematik terjadi akibat infeksi bakteri streptokokus grup A yang memicu radang tenggorokan atau demam berdarah.

Bakteri streptokokus bisa menyebabkan demam rematik karena memiliki kemampuan menipu sistem daya tahan tubuh.

Bakteri ini memiliki protein yang mirip dengan protein di beberapa jaringan tubuh.

Akibatnya, sistem imun tubuh yang semestinya menyerang bakteri penyebab demam rematik jadi ikut menyerang jaringan tubuh sendiri.

Terutama jaringan jantung, persendian, kulit, dan sistem saraf pusat. Reaksi sistem kekebalan ini menyebabkan peradangan.

Jika penderita tidak segera diobati, peradangan ini dapat menimbulkan beragam gejala demam rematik.

Gejala demam rematik

Demam rematik dapat berkembang dalam waktu dua sampai empat minggu setelah penyakit radang tenggorokan dan demam berdarah.

Disarikan dari NHS dan CDC, beberapa gejala demam rematik di antaranya:

  • Suhu tubuh di atas 38 derajat Celsius
  • Nyeri sendi terutama di bagian lutut, pergelangan kaki, siku, dan pergelangan tangan
  • Sakit dada, sesak napas, detak jantung cepat
  • Kelelahan
  • Beberapa bagian tubuh bergerak sendiri tersentak-sentak dan tidak terkendali
  • Muncul benjolan di dekat persendian
  • Terdapat ruam berbentuk seperti cincin berwarna merah muda

Apabila tidak mendapatkan penanganan medis yang tepat, demam rematik dapat menyebabkan penyakit jantung rematik yang ditandai gejala:

  • Muncul suara desir aliran darah atau murmur dari jantung
  • Jantung bengkak
  • Ada cairan di sekitar jantung

Segera konsultasikan ke dokter jika ada gejala demam rematik di atas.

Dokter biasanya melakukan pemeriksaan fisik dan merekomendasikan beberapa tes.

Di antaranya tes usap tenggorokan untuk melihat ada tidaknya infeksi bakteri streptokokus, tes darah, tes elektrokardiogram untuk melihat kinerja jantung, dan tes kemampuan otot jantung.

Demam rematik bisa diatai dan dicegah komplikasinya dengan perawatan antibiotik dan pengendalian nyeri. Penderita juga perlu banyak istirahat selama proses pemulihan.

Ide Online – Menghasilkan Uang dalam Taruhan

Kemudahan dalam online tidak hanya minimal sekarang untuk mengungkap informasi dan pembelian online, ia juga meluncurkan cukup banyak kemungkinan online termasuk mengembangkan uang yang layak dalam taruhan. Tentu saja, ada beberapa pilihan strategi untuk menghasilkan uang secara online tetapi jika Anda seorang fanatik taruhan olahraga atau mungkin pemuja, Anda dapat mempelajari beberapa saran taruhan online dan kemudian menghasilkan uang dari taruhan online. Jika Anda mempertimbangkan untuk menghasilkan uang dengan bertaruh online, berikut adalah beberapa konsep untuk membantu Anda mengurangi bahaya dan menghasilkan buah di dalamnya. Rahasia utama asli untuk mendapatkan prestasi dalam taruhan dan taruhan, terlepas dari apakah Anda melakukannya secara online atau mungkin secara klasik adalah untuk mengurangi kekecewaan Anda. Tidak diragukan lagi, Anda harus menerima bahwa dalam taruhan Anda mungkin kehilangan sebagian dan menjadi sukses beberapa, dan menciptakan masalah Anda minimal bisa menjadi cara yang bagus untuk menghasilkan uang darinya.

Temukan semua yang Anda bisa tentang rencana dan cara permainan dilakukan sebelum memasukkan uang berharga Anda ke dalamnya. Semakin tinggi Anda mengenali permainan umum, semakin banyak dari Anda yang dapat membuat teknik yang sukses untuk mencapai kesuksesan dalam menghasilkan uang di Daftar Situs Judi Slot Online Terpercaya . Jika Anda bertaruh lebih dari sekadar kuda tergesa-gesa, tinju, atau mungkin roulette online, sebenarnya cukup sederhana bahwa jika Anda terbiasa dengan seluruh game online atau mungkin olahraganya, Anda pasti akan memiliki variasi yang jauh lebih baik dari yang Anda miliki. akan bertaruh. Hanya bertaruh jumlah yang Anda siap untuk jatuh. Salah satu dari beberapa poin penting yang perlu Anda perhitungkan dalam taruhan dan dalam organisasi lain yang sangat berbahaya seperti perdagangan fx pasokan atau perdagangan mata uang perdagangan valas adalah bertaruh hanya dalam jumlah yang tepat yang ingin Anda jatuhkan. Dengan ini, Anda mungkin tahan kehilangan semua yang Anda miliki.

Juga salah satu ide taruhan online yang lebih penting yang harus Anda ingat biasanya terlalu sering disiplin. Kebanyakan orang yang mendapatkan keuntungan dalam sejumlah besar proyek menghasilkan uang adalah tipe yang dapat mengatur diri mereka sendiri secara eksklusif untuk taruhan dan terutama setelah mereka mengetahui sejumlah kerugian. Kalah adalah bagian integral dari taruhan dan taruhan online secara umum dan Anda harus belajar untuk mengelola sendiri jika Anda menolak. Patuhi pendekatan taruhan Anda yang benar-benar berfungsi dan ketahui kapan Anda harus berhenti terutama jika Anda benar-benar harus berhenti dan menghindari membuang lebih banyak.

Menerapkan ini, Anda perlu meningkatkan diri Anda secara bersamaan untuk tidak memulai terlalu cepat. Pelajari cara bermain dengan tempo yang santai. Hal ini dapat membuat lebih mudah untuk menikmati uang Anda lebih banyak yang disajikan Anda mungkin dapat membuat taruhan untuk waktu yang lama daripada menikmati terlalu cepat dan berhenti tepat kemudian karena uang tunai habis. Taruhan dengan kecepatan yang sesuai bahkan dapat membantu Anda dalam membuat penilaian yang bagus dalam taruhan Anda dan memungkinkan Anda untuk memeriksa taruhan Anda secara signifikan lebih banyak untuk kemungkinan menang yang jauh lebih baik.

Beberapa Makanan yang Baik Untuk Ginjal

Mengenal Gagal Ginjal, Penyakit yang Diderita Komedian Eko DJ

Healthek.com – Pola makan sehat sangat berperan penting untuk fungsi organ vital kita, salah satunya ginjal.

Ginjal merupakan organ penting yang berfungsi menyaring dan mengeluarkan kotoran di tubuh.

Dengan begitu, sistem pencernaan akan berfungsi maksimal dan tubuh kita bersih dari semua kotoran.

Hilangnya fungsi gijal bisa mengakibatkan komplikasi serius seperti penyakit jantung dan syaraf.

Karena itu, penting bagi kita untuk menjaga pola makan sehat agar fungsi ginjal terjaga. Kita juga perlu menghindari konsumsi junk food berlebihan karena bisa mengganggu fungsi ginjal.

Hindari pula makanan olahan seperti roti putih dan pasta karena berpotensi menyebabkan kerusakan ginjal dan memicu diabetes.

Makanan yang baik untuk ginjal Untuk menjaga fungsi ginjal, ada beberapa jenis makanan yang bisa Anda konsumsi. Berikut jenis makanan yang baik untuk kesehatan ginjal:

  1. Apel

Apel juga mengandung serat pektin yang memiliki beberapa manfaat kesehatan, khususnya untuk ginjal.

Pektin juga dapat menurunkan faktor risiko kerusakan ginjal tertentu, seperti kolesterol tinggi dan gula darah.

  1. Jamur

Jamur merupakan bahan makanan yang kaya akan vitamin D. Vitamin D sangat penting bagi mereka yang berisiko terkena penyakit ginjal karena membantu mengatur fungsi ginjal.

  1. Daun kale

Daun kale kaya akan vitamin A dan C, yang dapat mencegah peradangan dan melindungi sistem kekebalan tubuh. Ada beberapa sayuran berdaun hijau lain yang memiliki manfaat yang sama, tetapi juga cenderung tinggi kalium.

Orang dengan penyakit ginjal tidak dapat memproses kalium dalam jumlah besar, yang dapat menyebabkan hiperkalemia.

Gejala hiperkalemia termasuk kelelahan, kelemahan, dan aritmia jantung. Kale adalah pilihan yang cocok untuk penderita penyakit ginjal karena memiliki semua manfaat nutrisi dari sayuran hijau lainnya tanpa kandungan kadar kalium yang tinggi.

Beberapa Tips Untuk Menjaga Kesehatan Anak Pada Saat Cuaca Ekstreme

Orang Tua Perlu Ketahui 10 Langkah untuk Menjaga Kesehatan Anak - Cantik  Tempo.co

Healthek.com – Masa-masa pergantian musim di Indonesia selalu ditandai dengan kondisi cuaca yang sangat ekstrem. Kondisi ini bisa menimbulkan berbagai macam dampak termasuk pada kesehatan.

Cuaca yang selalu berubah-ubah, panas terik di siang hari dan hujan ketika sore menjelang, dapat menyebabkan anak-anak lebih rentan terserang penyakit, mulai dari alergi, diare, dan flu. Tubuh anak juga lebih rentan untuk terserang penyakin dibandingkan dengan orang dewasa, maka diperlukan cara khusus agar tubuh sang buah hati tetap sehat walalupun ditengah cuaca ektrem.

“Berbeda dengan orang dewasa, sistem kekebalan tubuh anak belum sempurna dan belum mengenal jutaan variabel penyebab penyakit seperti bakteri, kuman dan virus. Hal ini yang menyebabkan anak-anak memiliki kecenderungan terjangkit flu hingga 3 kali lebih sering dari orang dewasa,” Ujar dr. Calinda Nekawaty, Medical Expert Combiphar, pada Virtual Media Briefing Combiphar Health Desk, beberapa waktu lalu.

5 tips yang dapat diterapkan untuk menjaga agar anak terhindar dari serangan penyakit selama perubahan cuaca ekstrem dari dr Calinda, yakni:

  1. Menjaga Kebersihan

Sumber penyakit seperti virus penyebab flu dan diare, juga debu, asap serta bulu binatang sebagai penyebab alergi, dapat muncul dari kotoran yang menempel di tubuh anak maupun lingkungan sekitar. Membiasakan anak untuk menjaga kebersihan diri seperti mandi secara rutin, menggunting kuku, dan mencuci tangan menjadi langkah efektif. Menjaga kebersihan rumah dari debu dan kelembaban juga perlu dilakukan ibu.

  1. Ajak Anak Rutin Berolahraga

Aktivitas fisik yang tinggi pada anak memberikan efek positif pada sistem kekebalan tubuh. Menemani anak untuk aktif bergerak juga memberikan manfaat lebih pada kesehatan orangtua.

  1. Pastikan Anak Cukup Tidur

Jam tidur anak dapat mempengaruhi metabolisme. Oleh sebab itu, anak usia 3 hingga 6 tahun perlu mencukupi jam tidur sebanyak 11-13 jam dan anak usia 6 hingga 12 tahun sebanyak 10 jam.

  1. Hindarkan Anak dari Orang Lain yang Sedang Sakit

Virus dan bakteri mudah menular dari orang terdekat sekali pun, salah satunya melalui air liur. Tetesan lendir yang dikeluarkan melalui bersin atau batuk, dapat dengan mudah menginfeksi orang lain dalam jarak dekat, terutama jika berbagi makanan dan minuman.

  1. Penuhi Kebutuhan Mikronutrien

Kebutuhan mikronutrien yang cukup dapat membantu pembentukan sistem imunitas anak dan menjaga anak tetap dalam kondisi sehat. Seng, vitamin C, vitamin A, dan vitamin B kompleks merupakan nutrien yang memainkan peranan penting pada daya tahan tubuh anak.

Beberapa Cara Mencegah Kambuhnya Penyakit Migran

Apa Penyebab Sakit Kepala Sebelah Kanan? - Alodokter

Healthek.com – Salah satu masalah kesehatan yang akrab kita jumpai sehari-hari dan bisa terasa sangat mengganggu adalah sakit kepala. Terdapat berbagai macam sakit kepala yang bisa dialami oleh seseorang dan salah satunya adalah migrain.

Migrain merupakan salah satu jenis sakit kepala yang bisa sangat menusuk dan mengganggu aktivitasmu. Rasa sakit ini bisa terjadi secara berulang-ulang dan terjadi pada satu bagian kepala saja.

Gejala dari masalah kesehatan ini melingkupi mual dan tubuh terasa lelah dan pada beberapa kasus kamu menjadi sensitif pada suara dan cahaya. Terkadang kamu bahkan akan mengalami muntah atau pandangan menjadi gelap.

Penyakit ini bisa terjadi karena penyebab genetik namun sejumlah faktor lain seperti stres, kecemasan, kelelahan bekerja, dan terlalu banyak mengonsumsi obat. Kondisi lingkungan sekitar seperti cahaya terang, suara berisik, atau bau menyengat juga bisa menjadi penyebab penyakit ini.

Migrain bisa mulai muncul sejak usia anak-anak, remaja, atau bahkan ketika sudah dewasa. Penyakit ini seringkali muncul dan tak bisa menghilang secara mudah. Walau begitu masih ada cara untuk mencegah hal ini terjadi. Dilansir dari The Health Site, berikut enam cara mencegah migrain kambuh kembali.

Minum Cukup Air dan Bangun Tepat Waktu

  • Konsumsi Cukup Air

Dehidrasi atau kekurangan cairan tubuh bisa menjadi penyebab kamu mengalami migrain. Dengan cara mengonsumsi cukup air maka tubuhmu akan tetap sehat dan kepalamu bakal tetap jernih.

  • Bangun Tepat Waktu

Bangun pada jam yang sama setiap hari bisa memberikan manfaat pada tubuhmu. Hal ini bisa membuatmu tak bangun kesiangan yang merupakan salah satu penyebab utama terjadinya migrain.

  • Sarapan Lebih Pagi

Berhenti makan dalam jangka waktu panjang bisa menyebabkan hipoglikaemia yang merupakan pemicu terjadinya migrain. Sarapan lebih pagi untuk mengisi perut usai puasa saat tidur bisa menghindari munculnya migrain.

  • Jauhi Komputer

Kerlip cahaya dari layar yang terjadi secara konstan pada mata bisa menyebabkan kamu mengalami migrain. Ketika kamu melakukan hal ini dalam waktu lama, besar kemungkinan kamu bakal mengalami sakit kepala dan migrain.

  • Batasi Konsumsi Alkohol

Beberapa minuman alkohol tertentu mengandung zat kimia yang bisa mempengaruhi pembuluh darah. Mengonsumsi terlalu banyak alkohol bisa menjadi penyebab munculnya migrain pada sejumlah orang.

  • Batasi Kafein

Mengonsumsi kafein pada jam-jam tertentu bisa membuat kamu sulit tidur dan tubuhmu mengalami kondisi tertentu. Hal ini merupakan penyebab migrain yang sebaiknya kamu hindari.

Berbagai cara mudah dan sederhana tersebut bisa sangat membantu untuk mencegah kambuhnya migrain. Tidak hanya itu saja, melakukan sejumlah hal ini juga bisa berdampak baik untuk kesehatan secara keseluruhan.

Beberapa Kesalahan Pada Saat Membeli Sepatu Olahraga

10 Manfaat Lari Pagi yang Tak Terduga Bisa Sangat Berguna buat Tubuh |  BukaReview

Healthek.com – Memilih sepatu yang tepat merupakan hal yang penting dalam menjaga kesehatan kita. Tidak hanya mempengaruhi kaki saja, pemilihan sepatu ini juga dapat berpengaruh pada berbagai hal lainnya.

Salah satu hal yang dapat dicegah dengan pemilihan sepatu yang tepat adalah cedera. Hal ini terutama pada sepatu olahraga atau sepatu lari yang kita gunakan.

Pada saat berolahraga, tubuh bisa mengalami dampak atau guncangan yang cukup keras. Kesalahan memilih sepatu bisa menyebabkan hal ini berdampak sangat buruk pada tubuh.

Sejumlah kesalahan rentan kita alami dalam memilih sepatu olahraga ini. Dilansir dari Runners World, berikut sejumlah kesalahan yang rentan kamu lakukan dalam memilih sepatu.

  1. Memilih Hanya Berdasar Model

Memilih sepatu dengan tampilan yang baik memang penting. Namun, dalam memilih sepatu untuk berolahraga, hal yang paling penting adalah kenyamanan serta seberapa baik sepatu tersebut menopang tubuhmu.

Sayangnya, banyak orang hanya memilih jenis sepatu karena tampilan yang mereka sukai atau berdasar tren semata. Padahal, fungsi utama dari sepatu olahraga adalah untuk berolahraga dan bukan hanya sekadar untuk penampilan.

  1. Lebih Mahal Bukan Berarti Lebih Baik

Selain model yang salah, banyak orang menganggap bahwa semakin mahal sepatu, maka semakin baik. Padahal pada harga yang lebih terjangkau, banyak sepatu dengan fungsi yang lebih tepat untuk olahraga.

Untuk menghemat uang, memilih sepatu harga diskon bisa menjadi pilihan. Pastikan saja untuk memilih yang benar-benar aman dan nyaman untuk digunakan.

  1. Memilih Sepatu dengan Ukuran Terlalu Kecil

Memilih sepatu dengan ukuran yang terlalu pas bisa berujung jadi terlalu kecil ketika digunakan. Hal ini tentu tidak ideal dan dapat berdampak buruk pada kondisi kaki.

Sepatu yang terlalu sempit bisa menyebabkan kapalan dan kuku menjadi hitam. Pastikan memilih sepatu dengan ukurang yang cukup bagi ujung-ujung jari kaki untuk sedikit bergerak. Namun pastikan juga bahwa jaraknya tidak terlalu lebar.

  1. Mencoba Sepatu pada Pagi Hari

Banyak yang tidak menyadari bahwa ukuran kaki mereka bisa berbeda pada siang dan malam hari. Kaki manusia bakal cenderung menjadi lebih besar di malam hari.

Oleh karena itu, ketika mencoba dan membeli sepatu, pastikan untuk melakukannya di sore atau malam hari. Hal ini untuk memastikan agar sepatu tidak menjadi lebih sempit ketika kamu gunakan.

  1. Memilih Ukuran Berdasar Kira-Kira

Untuk menemukan sepatu yang memiliki ukuran benar-benar tepat, kamu harus mencobanya. Hanya mengira ukuran kaki dan sepatu saja bisa membuat kamu kesulitan melakukannya.

Kesalahan ini terutama rentan terjadi ketika kamu tidak membeli sepatu secara langsung. Oleh karena itu, dalam memilih sepatu untuk berolahraga, pastikan untuk memilih dan mencobanya secara langsung.

Beberapa Jenis Makanan yang Menyebabkan Perut Kembung

Jangan Sepelekan, Perut Sering Kembung Bisa Berbahaya

Healthek.com – Perut kembung memang tidak menimbulkan masalah serius. Namun, tetap saja bisa menimbulkan rasa tak nyaman. Bahkan, aktivitas bisa saja terganggu hanya karena perut kembung.

Ada banyak kemungkinan penyebab perut kembung, seperti retensi cairan, sindrom iritasi usus besar, dan infeksi. Namun, bagi kebanyakan orang, penyebab kembung tidak terlalu berbahaya.

Penyebab kembung yang tidak berbahaya biasanya disebabkan karena mengonsumsi makanan tertentu yang berlebihan.

Berikut makanan yang bisa memicu kembung:

  • Konsumsi garam berlebihan Saat Anda makan makanan yang tinggi garam, tubuh menahan cairan yang Anda makan dan minum. Hal itu bisa membuat Anda merasa kembung.

    Meski beberapa makanan tidak terasa asin, bisa saja makanan tersebut mengandungnatrium tinggiseperti pizza, sosis, dan sandwich.
  • Konsumsi lemak berlebihan Makanan yang tinggi lemak terkadang bisa menyebabkan kembung karena lambat dicerna. Jadi, daripada mengonsumsi makanan berlemak dan berminyak seperti ayam goreng atau onion ring, cobalah pilihan rendah lemak seperti ayam panggang dan salad.
  • Soda dan minuman berkarbonasi Minum minuman berkarbonasi sering kali dapat menyebabkan Anda menelan udara berlebih, yang menyebabkan kembung.

    Ketika sampai di usus atau lambung, udara tersebut tidka bisa keluar dari tubuh dan memicu sendawa.Produk susu Bagi mereka yang tidak toleran terhadap laktosa, Anda bisa merasa kembung setelah mengonsumsi makanan tinggi laktosa seperti es krim atau susu.

    Bergantung pada tingkat keparahan intoleransi Anda, tubuh tidak akan dapat memecah laktosa dengan mudah. Akibatnya, terjadi penumpukan gas, sakit perut, dan kembung. Baca juga: 7 Efek Stres pada Wajah yang Bisa Terjadi
  • Sirup jagung tinggi fruktosa Sirup jagung tinggi fruktosa juga bisa menyebabkan gas, kembung dan sakit perut bagi sebagian orang. Hal ini karena tubuh Anda tidak dapat menyerapnya dengan cukup cepat.

Beberapa Efek Stres Pada Wajah yang Biasa Terjadi

Memicu Jerawat Hingga Keriput, Berikut 5 Efek Stres pada Wajah - Tribun Bali

Healthek.com – Stres adalah kondisi yang penting untuk dapat segera diatasi. Pasalnya, jika stres menjadi kronis, hal itu dapat berdampak serius pada kesehatan Anda.

Stres di antaranya dapat meningkatkan risiko Anda terkena depresi, berdampak negatif pada sistem kekebalan tubuh, termasuk meningkatkan risiko terkena penyakit kardiovaskular.

Stres juga bisa meninggalkan bekas di wajah Anda. Stres kronis pada dasarnya dapat terlihat di wajah Anda dengan dua cara.

Pertama, hormon yang dilepaskan tubuh saat Anda merasa stres dapat menyebabkan perubahan fisiologis yang berdampak negatif pada kulit Anda.
Kedua, merasa stres juga dapat menyebabkan kebiasaan buruk seperti menggertakkan gigi atau menggigit bibir. Berikut ini adalah beberapa efek stres pada wajah yang dapat terjadi:

  1. Jerawat

Melansir Healthek.com Line, saat Anda merasa stres, tubuh Anda akan memproduksi lebih banyak hormon kortisol.

Produksi hormon kortisol ini diketahui dapat menyebabkan bagian otak yang dikenal sebagai hipotalamus menghasilkan hormon yang disebut hormon pelepas kortikotropin atau corticotrophin-releasing hormone (CRH). CRH dianggap dapatmerangsang pelepasan minyak dari kelenjar di sekitar folikel rambut Anda.

Produksi minyak yang berlebihan oleh kelenjar ini kemudian dapat menyumbat pori-pori Anda dan menyebabkan timbulnya jerawat. Meskipun diyakini secara luas bahwa stres dapat menyebabkan jerawat, memang baru ada sedikit penelitian yang meneliti hubungannya. Sebuah studi pada 2017 mengamati efek stres pada jerawat pada mahasiswi kedokteran yang berusia antara 22 hingga 24 tahun. Para peneliti menemukan bahwa tingkat stres yang lebih tinggi berkorelasi positif dengan tingkat keparahan jerawat. Sebuah studi epidemiologi di Korea Selatan pada 2011 meneliti faktor potensi penyebab jerawat pada 1.236 orang. Para peneliti menemukan bahwa stres, kurang tidur, konsumsi alkohol, dan menstruasi berpotensi memperburuk jerawat.

  1. Kantung mata

Kantung di bawah mata ditandai dengan bengkak atau benjolan di bawah kelopak mata.

Kantung mata menjadi lebih umum seiring bertambahnya usia karena otot pendukung di sekitar mata Anda melemah. Kulit kendur yang disebabkan oleh hilangnya elastisitas juga dapat menyebabkan kantung mata. Studi telah menemukan bahwa stres yang disebabkan oleh kurang tidur dapat meningkatkan tanda-tanda penuaan, seperti garis halus, elastisitas berkurang, dan pigmentasi yang tidak merata. Hilangnya elastisitas kulit juga dapat berkontribusi pada pembentukan kantung mata.

  1. Kulit wajah kering

Stratum corneum adalah lapisan luar kulit Anda. Ini mengandung protein dan lipid yang memainkan peran penting dalam menjaga sel kulit tetap terhidrasi. Stratum corneum juga bertindak sebagai penghalang yang melindungi kulit di bawahnya. Jika stratum korneum Anda tidak berfungsi sebagaimana mestinya, kulit Anda bisa menjadi kering dan gatal. Menurut ulasan studi pada 2014 yang diterbitkan dalam Inflammation & Allergy Drug Targets, beberapa penelitian yang dilakukan pada tikus menemukan bahwa stres dapat merusak fungsi penghalang stratum korneum dan dapat memengaruhi retensi air kulit secara negatif. Ulasan tersebut juga menyebutkan bahwa beberapa penelitian pada manusia telah menemukan bahwa stres akibat wawancara dan stres dari “gangguan perkawinan” dapat memperlambat kemampuan pelindung kulit untuk menyembuhkan dirinya sendiri juga.

  1. Ruam

Stres berpotensi melemahkan sistem kekebalan Anda. Sistem kekebalan yang lemah sendiri dapat menyebabkan ketidakseimbangan bakteri di usus dan kulit Anda yang dikenal sebagai disbiosis. Ketidakseimbangan ini terjadi pada kulit Anda yang dapat menyebabkan kemerahan atau ruam. Stres diketahui memicu atau memperburuk beberapa kondisi yang dapat menyebabkan ruam atau kulit meradang, seperti psoriasis, eksim, dan dermatitis kontak.

  1. Keriput

Stres dapat menyebabkan perubahan pada protein di kulit Anda dan mengurangi elastisitasnya. Hilangnya elastisitas ini dapat berkontribusi pada pembentukan kerutan. Stres juga dapat menyebabkan alis berkerut berulang kali yang juga berkontribusi pada pembentukan kerutan.

  1. Rambut beruban dan rambut rontok

Banyak orang selama ini mungkin telah sering mengatakan bahwa stres bisa membuat rambut beruban. Namun, baru belakangan ini para ilmuwan mengetahui alasannya. Perlu dipahami terlebih dahulu, sel yang disebut melanosit menghasilkan pigmen yang disebut melanin yang memberi warna pada rambut Anda. Sebuah studi pada 2020 yang diterbitkan di Jurnal Nature menemukan bahwa aktivitas saraf simpatik dari stres dapat menyebabkan sel induk yang membuat melanosit menghilang.

Setelah sel-sel ini menghilang, sel-sel baru kehilangan warnanya dan berubah menjadi abu-abu. Stres kronis juga dapat mengganggu siklus pertumbuhan rambut Anda dan menyebabkan kondisi yang disebut telogen effluvium. Telogen effluvium menyebabkan rambut rontok lebih banyak dari biasanya.

  1. Cara lain stres memengaruhi wajah Anda

Berikut ini adalah beberapa cara lain stres dapat memengaruhi wajah Anda:

  • Kerusakan gigi

Banyak orang “mengadopsi” kebiasaan mengertakkan gigi saat merasa stres atau cemas.
Seiring waktu berjalan, hal ini dapat menyebabkan kerusakan permanen pada gigi anda.

  • Kelainan sendi radang (TMD)

TMD adalah sekelompok masalah kesehatan yang memengaruhi sendi rahang dan otot-otot di sekitar wajah yang mengontrol proses pengunyahan dan gerakan rahang.

TMD bisa disebabkan oleh gigi Anda yang mengatup berulang kali.

  • Wajah memerah

Stres dapat menyebabkan Anda mengubah kebiasaan bernapas Anda. Kebiasaan bernapas ini bisa membuat wajah Anda merona sementara.

  • Bibir sakit

Banyak orang menggigit bibir atau bagian dalam mulutnya saat merasa stres.

Gejala Ringan yang Banyak Dialami Lansia Setelah di Vaksin Covid-19

Pandu Riono: Tenaga Kesehatan Lansia Seharusnya Turut Divaksin Sinovac  Halaman all - Kompas.com

Healthek.com – Jakarta, Hingga kini, tak ada laporan soal gejala berat yang timbul pasca penyuntikan vaksin COVID-19, termasuk pada lansia. Dilaporkan, gejala yang timbul hanya berupa gejala ringan dan tergolong aman.

Juru bicara vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan dr Siti Nadia Tarmizi menjelaskan, efek yang paling banyak muncul setelah vaksinasi adalah mengantuk dan lapar. Beberapa lansia lainnya mengalami kemerahan dan gatal-gatal di area bekas penyuntikan.

Sedangkan gejala yang dirasakan seluruh tubuh bisa berupa mual, muntah, atau demam. Namun, kasus tersebut sedikit terjadi.

“5,7 Juta orang (dosis 1), 2,5 juta sudah mendapat suntikan kedua. Dari kurang lebih 7 juta yang pernah mendapat suntikan, itu laporan efek sampingnya tidak ada yang serius, yang berat,” ujarnya dalam talkshow serba-serbi vaksinasi COVID-19 untuk lansia, Selasa (23/3/2021).

Ia menyebut, hingga kini belum ditemui efek samping berat setelah vaksinasi COVID-19. Gejala yang muncul hanyalah berupa efek samping ringan.

Pun ada kabar soal lansia pingsan setelah disuntik vaksin, dr Nadia menyebut, hal tersebut disebabkan kecemasan, bukan karena prosedur atau kandungan vaksin.

“Pada saat divaksin jadi lemas, akhirnya pucat sampai pingsan. Cukup dengan terapi minum teh manis, itu rata-rata semua sudah normal kembali,” imbuhnya.

Kini vaksinasi COVID-19 berada di tahap 2 menyasar tenaga kesehatan (nakes), petugas layanan publik, dan lansia.

Menanggapi proses vaksinasi COVID-19 untuk lansia yang belum bisa dilakukan secara merata di Indonesia, dr Nadia menyebut hal tersebut disebabkan ketersediaan vaksin yang terbatas. Maka itu, vaksinasi harus dilakukan secara bertahap.

Salah satunya, dengan memprioritaskan golongan lansia dalam tahap vaksinasi yang sedang berlangsung.

“Pada dasarnya semua lansia akan mendapatkan vaksinasi, harap bersabar. Mungkin nanti ada tahap berikutnya untuk mengikuti program vaksinasi ini. Pemerintah sudah menjamin semua lansia mendapatkan vaksin,” ujar dr Nadia.

Beberapa Manfaat Dari Buah Naga yang Bagus Untuk Kesehatan

Beragam Manfaat Buah Naga Dilihat dari Jenis Warnanya

Healthek.com – Buah naga adalah buah tropis yang terkenal dengan kulitnya yang merah cerah dan daging buahnya yang manis.

Tampilannya yang unik dan rasanya yang lezat telah membuat buah naga populer di masyarakat, terutama para kalangan pecinta kuliner. Buah ini pun kini bisa dengan mudah ditemukan di berbagai daerah di Indonesia.

Tak hanya tersedia di pasar tradisional, buah naga sekarang juga bisa dengan mudah ditemui di minimarket maupun supermarket.

Jika Anda termasuk orang yang selama ini menggemari buah ini, maka bersyukurlah. Pasalnya, selain lezat, buah naga diketahui mempunyai beberapa manfaat kesehatan bagi tubuh. Berikut ini adalah beberapa manfaat buah naga untuk kesehatan yang sayang dilewatkan:

  1. Kaya nutrisi Melansir Health Line, buah naga rendah kalori tetapi dikemas dengan banyak vitamin dan mineral penting. Buah naga juga mengandung sejumlah besar serat makanan.

Selain nutrisi penting, buah naga memasok juga senyawa tanaman bermanfaat seperti polifenol, karotenoid, dan betacyanin.

  1. Dapat membantu memerangi penyakit kronis Radikal bebas adalah molekul tidak stabil yang menyebabkan kerusakan sel, yang dapat menyebabkan peradangan dan penyakit.

Melansir Helath Line, salah satu cara untuk mengatasinya adalah dengan mengonsumsi makanan kaya antioksidan seperti buah naga. Antioksidan bekerja dengan cara menetralkan radikal bebas, sehingga mencegah kerusakan sel dan peradangan.

  1. Mengandung serat tinggi Serat makanan adalah karbohidrat yang tidak dapat dicerna yang memiliki banyak manfaat kesehatan potensial. Asupan serat yang dibutuhkan oleh pria dan wanita cenderung berbeda.

Di mana, pria dewasa dianjurkan dapat mengonsumsi 34-38 gram serat setiap harinya, sementara wanita dewasa 25-28 gram serat setiap harinya.
Seperti antioksidan, suplemen serat tidak memiliki manfaat kesehatan yang sama dengan serat dari makanan. Dengan menawarkan 7 gram serat per cup sajian, buah naga adalah sumber serat yang sangat baik.

Banyak orang mungkin telah memahami bahwa serat sangat baik untuk mendukung sistem pencernaan. Tapi, penelitian menunjukkan bahwa serat juga dapat berperan dalam melindungi tubuh terhadap penyakit jantung, mengelola diabetes tipe 2, dan menjaga berat badan yang sehat.

Meskipun diperlukan lebih banyak penelitian, beberapa studi observasi menunjukkan bahwa diet tinggi serat bahkan dapat melindungi dari kanker usus besar.

Meskipun tidak ada penelitian yang mengaitkan buah naga dengan salah satu dari kondisi ini, kandungan seratnya yang tinggi dapat membantu Anda memenuhi nilai harian yang direkomendasikan.

Namun, penting untuk diperhatikan bahwa diet tinggi serat dapat memiliki efek samping, terutama jika Anda terbiasa dengan diet rendah serat. Untuk menghindari ketidaknyamanan pada perut, tingkatkan asupan serat makanan secara bertahap dan minumlah banyak cairan.

  1. Meningkatkan kesehatan usus Usus Anda adalah “rumah” bagi begitu banyak mikroorganisme yang beragam, termasuk lebih dari 400 spesies bakteri.

Banyak peneliti percaya komunitas mikroorganisme ini dapat memengaruhi kesehatan Anda.

Baik penelitian pada manusia dan hewan telah mengaitkan ketidakseimbangan mikroorganisme dalam usus dengan kondisi seperti asma dan penyakit jantung.

Mengingat buah naga mengandung prebiotik, buah ini diyakini berpotensi dapat meningkatkan keseimbangan bakteri baik di usus Anda.

Prebiotik adalah jenis serat khusus yang mendorong pertumbuhan bakteri sehat di usus Anda. Seperti semua serat, usus Anda tidak bisa memecahnya.

Namun, bakteri di usus Anda bisa mencernanya. Bakteri ini menggunakan serat sebagai bahan bakar untuk pertumbuhan dan Anda akan menuai manfaatnya

Secara khusus, buah naga dapat mendorong pertumbuhan dua keluarga bakteri sehat, yakni bakteri asam laktat dan bifidobacteria.

Mengonsumsi prebiotik secara teratur dapat mengurangi risiko infeksi pada saluran pencernaan dan diare Anda. Hal itu dikarenakan, prebiotik dapat mendorong pertumbuhan bakteri baik, yang menurut para peneliti bisa mengalahkan bakteri jahat.

Misalnya, sebuah penelitian yang diterbitkan dalam The Journal of Nutrition pada 2012, menunjukkan bahwa wisatawan yang mengonsumsi prebiotik sebelum dan selama perjalanan mengalami episode traveler’s diarrhea (TD) yang lebih sedikit dan lebih ringan.

  1. Memperkuat daya tahan tubuh Kemampuan tubuh Anda untuk melawan infeksi ditentukan oleh beberapa faktor berbeda, termasuk kualitas makanan Anda.

Di mana, vitamin C dan karotenoid dalam buah naga diyakini dapat berkontribusi pada meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan mencegah infeksi dengan melindungi sel darah putih Anda dari kerusakan.

Sel darah putih dalam sistem kekebalan Anda berfungsi menyerang dan menghancurkan zat berbahaya. Namun, mereka sangat sensitif terhadap kerusakan akibat radikal bebas.

Sebagai antioksidan kuat, vitamin C dan karotenoid dapat menetralkan radikal bebas dan melindungi sel darah putih dari bahaya.